***
Di sekolah
“Perkenalkan nama saya Thalita Maharani dari SMPN 1 Jakarta. Siapa namamu?” Ucapku berkenalan dengan teman baruku.
“Saya Beby Novia Putri dari SMPN 2 Bandung. Senang berkenalan denganmu Tata.!” Ucap teman baruku.
“Ayo ke kantin!” ajakku ke Beby.
“Ayo!” jawab Beby.
***
Di kantin
“Kamu ingin makan apa Beb?” tanyaku.
“Emm... Kamu apa?” Beby balik tanya ke aku.
“Aku ingin makan bakso.”jawabku.
“Aku pecel aja deh.” kata Beby.
“Oke!” aku pergi untuk memesan makanan buat aku dan Beby. Saat membawa bakso tak sengaja aku tabrakan sama cowok yang bisa dibilang manis,cool,jutek, tapi sebenarnya dia cowok yang baik.
“Eh... Maaf!” ucapku dengan spontan.
“Gimanasih kamu, kalo jalan liat-liat dong! Jadi kotor nih bajuku.” kata cowok agak kesal. (terdiam dan memandangku dengan tak biasa).
“Ya maaf, namanya juga gak sengaja.kamu juga gak hati-hati jalannya.” Ucapku.
“Lho... kan kamu yang salah, kok kamu nyalahin aku sih?” kata cowok tambah kesal.
“Ada apa ini ribut-ribut?” tanya Beby mendekatiku sedang bertengkar sama tuh cowok.
“Gini beb, kan tadi aku gak sengaja tabrakan sama ni cowok, aku dah minta maaf tapi dia malah marah-marah.” Kataku menerangkan kejadian pada Beby.
“oh.. Arman kenalin ini teman baru kita di kelas Xc namanya Thalita panggilannya tata.” Kata Beby sambil senyum-senyum.
“Hha... SEKELAS..???” ucapku dan Arman dengan kaget dan spontan.
“udahlah .. ayo makan ta, aku lapar nih,,,, kenalannya nanty aja lagi.” Beby menarikku ke tempat makan.” Ciye.. tata sama Arman” ucapnya lagi sambil tersenyum.
“Apasih beb, sebel banget deh aku sama dia.” Ucapku
“jangan gitu ta, liat aja nanti..!” kata beby, sambil makan pecel.
“hmm.. ayolah beb makan dulu, jangan bicarain tuh cowok terus.” Ucapku lagi.
lalu kita berdua makan dengan menikmati, setelah selesai kita masuk ke kelas.
***
Di kelas
Di hari pertama,ada guru wali kelas yang memperkenalkan dirinya,seorang guru yang cantik,ramah dan murah senyum itu ternyata kerap di sapa “Bu Ina”. Sesudah perkenalan guru yang cantik itupun ingin muridnya memperkenalkan diri mulai dari nama, alamat, asal sekolah, juga hoby dan cita-cita masing-masing anak kedepan kelas.aku pun langsung menundukkan kepala dan wajah ku mulai merah karena aku seorang cewek yang pemalu ,, yaaaa bisa di bilang “demam panggung”.Setelah beberapa teman baru ku maju untuk perkenalan,tibalah giliranku, “ayo,giliran selanjutnya maju ke depan” Ucap bu guru. Jantungku berdetak(dag_dig_dug) ,aku pun berdiri melangkahkan kaki untuk maju , Kuawali ucapanku dengan Salam , semuanya pun menjawab dengan serentak . lalu aku memperkenalkan diriku, dan disaat aku yang perkenalan di depan, tak sengaja kumelihat Arman yang sedang memandangiku(hehe, bukannya PD) karna aku tau, dia pun langsung mengalihkan wajahnya kesamping, di depan aku jadi malu, karna aku juga masih kesal sama kelakuannya tadi di kantin. Karna aku sudah sangat malu, bicara ku jadi tak karuan, hingga membuat teman-teman menertawakan bicaraku. Perlahan ku coba memperbaiki bahasaku hingga waktu untuk ku perkenalan usai (huhh,, Lega). Tak lama kemudian , tibalah giliran Arman untuk memperkenalkan dirinya. Dia berdiri dan maju kedepan “Woww, manis banget cowok ini.” kata hatiku. Dan disaat Arman yang berkenalan, ku amati setiap gerak-gerik bicaranya,diapun merasa malu dan menundukkan kepalanya.
“kenapa kamu menundukkan kepalamu Arman.?” Tanya guru yang sedang mengajar di kelas.
“e e e... tidak apa-apa bu” ucap Arman (sambil menghadap ke depan dan meneruskan perkenalan). Arman dan semua murid baru di kelas X-C sudah selesai berkenalan. Dan waktu pelajaran Bu.Ina telah selesai.
“Anak-anak, kalian semua murid yang sudah terpilih dan di terima di SMAN 1 Jakarta , dan menjadi anggota dari kelas X-C maka dari itu, jangan ada yang bertengkar apalagi sampai punya musuh satu kelas, berusaha lah untuk selalu menjaga kekompakan kalian! Kata Bu Ina dengan penuh harap.
“ Iya Bu Ina” (ucap teman-teman sambil menganggukkan kepala).
Bu ina pun menutup pelajarannya dengan senyum yang manis dan menawan.
Hari telah berganti hari , sampai akhirnya proses ber-interaksi pun berjalan dengan baik.
***
Beberapa minggu kemudian.
“Hay Thata.!” Panggil Beby saat di perpus.
“iya.. ada apa Beb,,?” jawabku, sambil baca buku.
“enggak jadi deh. He he he.. “ ucap beby sambil tersenyum.
aku menutup bukuku dan mencubit beby.”Harus Jadi beb.!”
“aduuh... iya deh iya.. emm..
coba deh kamu perhatin saat Arman melihatmu. Hmmm penuh pesona banget. Kayaknya dia suka loh sama kamu ta,!”
“ah.. Ada-ada saja kamu beb, kan aku cuek sama dia gak mungkin dia suka sama aku.”
“mungkin ajalah ta, liat aja bntar lagi kamu pasti komunikasi sama tuh Arman.”
“ Ahhh, masak sih beb!”
“Iya ta, aku yakin itu!hehehehe”
***
Beberapa hari kemudian
karna kejaranganku berbicara sama Arman, kecuekan kita masing-masing,akhirnya Arman penasaran dan mencari tau tentang aku dan akupun diam-diam juga penasaran dan mencari tau kenapa dia bisa cuek sama aku. Setelah beberapa minggu sekelas akhirnya arman mengetahui nomor Hpku, kemudian dia sms aku.
“Cewek” sms Arman.
“Siapa?” balasku dengan cuek.
“Aku Arman.“ jawabnya lagi.
“oh. Kamu .. kenapa?” balasku
“enggak papa, Cuma ingin tanya PRnya besok aja.” .
Sebenarnya smsan kita sering membahas pelajaran, tapi karena keperbedaan pendapat jadi di smspun kita bertengkar terus. Saat aku smsan sama arman aq juga bercerita ke Beby.
“Beb Arman sms aku lo, tadi malem.”
“waw, bener kan kataku, dia tuh sebenar nya suka sama kamu”
“Enggaklah beb, tadi mlm lo kita smsan tapi juga tetep bertengkar, dia egois banget.”
“Sabar, tunggu aja dia pasti sadar kok, hahahaha”
Lama-lama arman capek berantem terus sama aku dan dia memutuskan utuk menjadi temanku, dia meminta maaf dari kejadian masuk pertama sekolah itu, sampai biasanya bertengkar di smspun dia minta maaf sama aku. Dan sekarng kita berdua temenan, waktu smsan kita tidak berantem lagi, karna dia dan aku kalo beda pendapat udah bisa saling mengerti dan mencari titik tengahnya bersama.
Disekolahpun sekarang kita udah gak berantem lagi, malah kita sering
belajar bersama bertiga sama Beby juga. Karna kini beby udah aku percaya
menjadi sahabatku. Di sekolah selalu bersama ,Ngerjain tugas bersama,
jalan-jalan bersama,ke kantin bersama.
***
minggu selanjutnya.
Hari demi hari telah kulewati, Hpku berbunyi setelah aku llihat ternyata itu sms dari Arman
“Ta, Besok ada acara apa tidak? ku harap kamu besok bisa nyempetin waktu buat nemenin aku jalan-jalan, Gimana?” sms Arman
“iya man besok aku bisa, jam berapa?”
“jam 9 pagi ta.”
“Okey, sampai jumpa besok ya.!”
“okey.”(dengan emoticon tersenyum)
Setelah mendapat Sms dari Arman aku jadi senyum-senyum sendiri dan sulit untuk tidur.
***
Keesokan Harinya
tepat jam 9 pagi arman udah nungguin di depan rumahku, akupun dengan cantiknya keluar rumah, kitapun berangkat pergi jalan bersama. Saat berada ditempat yang dituju tiba-tiba arman mendekatiku, kemudian dia mencoba mengungkapkan isi hatinya.
“Tha, Semenjak kita deket aku jadi suka sama kamu.” (sambil menunduk)
“Tha maukah kamu jadi pacarku?” Arman menembakku.
hatiku berdebar-debar saat dia menembakku, tapi di sisi lain aku harus tetap pada prinsipku yaitu Aku tidak pacaran sebelum aku bener-bener siap untuk sakit hati. Aku bawa prinsip itu karena aku takut, kata temen-temenku SMP lebih baik sakit gigi daripada sakit hati.hmm
“maaf man aq gak bisa, Aku Cuma ingin temenan sama kamu sampai kapanpun,dan aku gak mau pacaran merusak pertemanan kita slama ini.” (jawabku dengan nada yang halus)
“iya ta, aq ngerti kok. Aku senang dengan keputusanmu. Oke kita temenan sampai kapanpun, aku janji gak akan buat kamu kecewa tha.” Arman menjawabku dengan tersenyum.
Semenjak itu
aku dan arman menjadi lebih akrab, ternyata Arman adalah cowok yang baik dia
menepati janjinya, tak pernah buat aku marah dan bertengkar lagi. Sekarang aku
berfikir mungkin jika dulu aku pacaran sama arman, kita berantem dan dan blum
tentu bisa seakrab seperti sekarang. Makasih tuhan Engkau telah memberikan
jalan yang terbaik buat aku sama Arman kedepannya.
Dari Cerpen
Lebih Baik Berteman diatas dapat disimpulkan bahwa Berteman itu lebih baik
dan bersifat abadi, teman bisa menemani, mensupport, dan ada disaat aku
membutuhkan. Saat canda,tawa,sedih,senang,suka,duka teman selalu ada untukku,
bagiku teman segalanya deh.!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar